|
Musim hujan tidak dapat terlepas
dari banjir. Ada baiknya Anda bersikap bijak. Mengapa? Karena biaya
perbaikan kerusakan mobil akibat banjir pada umumnya lebih mahal daripada
kerusakan dari pemakaian normal sehari-hari. Jadi sebaiknya hindari banjir.
Atau jika terpaksa .. Anda harus tahu antisipasinya seperti berikut :
Sebelum pergi, cek rute
perjalanan Anda. Pastikan tidak melewati ruas jalan rawan banjir. Carilah
jalan alternatif.
Seandainya terpaksa menerjang banjir, perhatikan permukaan jalan yang Anda
lalui. Hindari lubang atau lekukan di permukaan jalan yang tertutup air
karena bisa merusak mobil Anda
Saat melewati genangan air, perhatikan posisi komponen mobil yang rawan
air, misalnya sistem kelistrikan dan pengapian di mobil Anda. Jalankan mobil
dengan menggunakan persneling rendah gigi 1 atau 2 dengan menggunakan ½
kopling dan gas lebih tinggi serta konstan.
Lewati genangan air setelah tidak ada kendaraan lain yang melintas di
tempat yang sama untuk menghindari gelombang air yang ditimbulkan oleh
manuver kendaraan lain dari arah yang berlawanan.
Mengemudi dalam kondisi banjir, jika memang tidak perlu matikan perangkat
elektronik tambahan seperti radio, tv, sound system untuk membantu
mengurangi pasokan listrik yang dibutuhkan mesin serta menghindari
terjadinya korsleting pada komponen kelistrikan.
Jika mogok di tengah genangan air, jangan coba menghidupkan mesin kembali
karena malah akan merusak komponen mesin. Langkah yang tepat, sebaiknya
mobil didorong ke tempat yang aman. |