|
PCV atau Positive Crankcase
Ventilation, fungsinya pada kendaraan adalah sebagai saluran pernafasan
mesin yang hampir sama dengan fungsi hidung pada manusia. Tugasnya merupakan
mekanisme katup satu arah yang menghubungkan mesin dengan intake manifold
disamping itu uap yang dihasilkan digunakan untuk melumasi dudukan katup.
Kerusakan yang sering terjadi pada komponen ini adalah katupnya tidak dapat
menutup atau membuka. Nah, jika dibiarkan akibatnya mesin bisa pincang atau
bahkan mati. Berikut ini cara mendeteksi kerusakannya :
1. Putaran mesin yang pincang
dan konsumsi oli yang boros bisa merupakan pertanda awal terjadinya
kerusakan pada PCV.
2. Lakukan pemeriksaan pada
komponen PCV ini dengan cara :
- Untuk memeriksa katup PCV
yang buntu, pertama-tama hidupkan mesin pada putaran stationer. Baru
kemudian lepaskan katup PCV dari tutup kepala silinder. Letakkan ujung
jari pada ujung katup untuk mendeteksi kevakumannya. Bila Anda tidak
merasakan sedotan di ujung jari maka dapat dipastikan katup rusak karena
posisi menutup dalam keadaan buntu
- Untuk memeriksa katup PCV
yang membuka terus dan tidak bisa menutup, mesin tak perlu dinyalakan.
Lepas katup dari slangnya dan tiup dari arah slang yang berasal dari
intake manifold. Kondisi katup yang baik harus tersumbat dan tidak keluar
udara , jika masih ada udara yang keluar saat ditiup bisa dipastikan katup
rusak.
3. Jika Anda menemukan katup PCV
rusak, gantilah dengan yang baru. Lepas katup PCV yang rusak dari slangnya,
pasang katup PCV yang baru. Perhatikan pemasangannya jangan sampai terbalik
antara saluran yang meniup dan menyedot agar kerja mekanisme katup berfungsi
normal dan mesin bisa bekerja maksimal. |